Kamis, 28 Juli 2016

Sharing Pengalaman Memakai Chain Lube Rexco 25




Sesuai judul di atas ini hanya sharing saja bagaimana kesan-kesan menggunakan chainlube Rexco 25, tidak ada maksud menjelakan merk-merk yang lain.  Biasanya urusan chain lube saya lebih mempercayakan kepada MTR atau MTR Extreame. Tapi kali berhubung dengan masalah ketersediaan, jadi saya mencoba produk ini.

Cerita ini berawal ketika di kota saya (Garut) ketika itu chain lube yang biasa saya pake (MTR) tidak tersedia. Setelah muter-muter ke berbagai toko dan bengkel tidak dapat juga. Sampai satu bengkel di daerah Ciparay menyarankan chain lube Rexco 25. Mmmmmhhh... saya baru mendengar merek ini, tapi penjualnya menyarankan memakai ini. Ya iyah lah namanya juga tukang dagang, haha. Kata dia chain lube ini sudah di uji di motor-motor di sini dan teruji benar di segala medan bahkan sering dipakai motor trail juga. Emang iklan yang paling bagus itu mulut ke mulut. Walaupun baru denger namanya dan agak sedikit kurang percaya, tapi saya jadi tertarik juga omongan bapak satu ini, haha. tapi tidak masalah kalau dicoba. saya selidiki di kemasannya, ternyada ini adalah produk berdasarkan lisensi dari Rexco Amerika, yaitu Rexco Solution Technique LTD, wow. Akhirnya saya putuskan membelinya dengan harga Rp 25.000 dengan kemasan botol kaleng berkapasitas 120mm, murah kan.

Key feature

  1. Membersihkan & melumasi rantai
  2. Memperpanjang usia rantai
  3. Menghilangkan bunyi derit
  4. Tahan air
  5. Melindungi dari karat
Dari kemasannya saya baca featur-feature produk ini. Salah satunya yang paling menarik adalah “WATER RESISTANT”. Mmmmhhh menarik, artinya walau kena air, lapisan pelumasnya tidak akan mudah hilang dan terus menempel  ke rantai. Sampai di rumah, kemudian saya semprot-semport ke bagian rantai motor saya. Efeknya mirip dengan chain lube MTR, yaitu ketika di semprot muncul busa-busa putih yang langsung menyerap ke celah-celah rantai. Ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan KIT Chain lube. Jika KIT di semprotkan maka buih buihnya hanya sedikit.

Setelah di semprot secukupnya, kemudian saya coba berkendara dan langsung terasa. Bunyi-bunyi berisik di rantai berhasil di redam dengan baik. Okai baiklah sepertinya memang memuaskan.

Selama pemakaian tiga Minggu pertama, asumsi pemakaian saya adalah sekitar 1000km-1500km per bulan. Terasa memang produk ini memuaskan. Terbukti selama tiga Minggu itu saya tidak menyemprotkan chain lube ke rantai. Kebetulan waktu itu adalah musim kemarau jadi sekali semprot bisa bertahan sampai tiga minggu lebih. Ini mirip dengan chain lube MTR, karena memang biasanya kalau pakai MTR sekali semprot juga bisa bertahan sekitar 3 minggu. Jauh berbeda dengan chain lube KIT, pengalaman saya KIT hanya bertahan sekitar 1 minggu.

Lalu bagaimana saat musim hujan?

Beberapa waktu kemudian, maklum cuaca tidak menentu, kadang hujan kadang cerah lama. Saya berkendara ketika hujan dengan jarak sekitar 15KM, besoknya ketika motor sudah kering, terlihat chain lube nya masih menempel di rantai, rantai saya masih terlihat basah. Water resistannya memang bekerja.

Beberapa bulan kemudian musim hujan mulai rapat. Kemudian saya coba saat musim hujan, di mana motor sering dipakai ketika hujan. Dan memang ternyata fitur water resistannya memang bekerja. Sekali semprot beberapa kali kena hujan terlihat chain lube masih bertahan, walaupun sudah berkurang. Jika dikira-kira sekali semprot produk ini bisa bertahan sekitar 1-2 minggu. (tergantung kondisi hujan) jika hujannya deras banget, maka sekali kehujanan juga mulai habis.

Kesimpulannya, walaupun terbilang merk yang baru saya denger, tapi kualitasnya tak bisa diragukan. Ryder semua yang belum mencoba, atau pengguna chain lube MTR, bisa mencoba produk ini sebagai alternatif jika produk biasa tidak tersedia. Kalau saya sendiri sudah memakai produk ini rutin. 

Share This
Previous Post
Next Post

0 komentar: