Kamis, 22 September 2016

Tentang Lensa Nikon AF-S Nikkor 50mm F/1.4 G



Sejak saya membeli lensa ini beberapa bulan yang lalu, lensa ini selalu menjadi favorit saya dalam memotret terutama untuk portrait close up atau portrait setengah badan. Lensa ini menghasilkan gambar yang tajam dan bokeh yang indah. Walaupun terkadang saya menggunakan lensa ini untuk pemandangan atau landscape. Pertimbangan yang lain adalah karena arpeture yang besar (F/1.4) maka lensa ini juga baik di gunakan saat kondisi low light.

Awalnya saya sempat bingung antara AF-S 50mm F/1.8 G dan AF-S 50mm F/1.4 G dengan perbedaan yang kecil (1.4 dan 1.8) dan bentuk fisik yang mirip tapi beda harga hampir 3X lipat. Demi kepuasan ego, pada akhirnya saya lebih memilih AF-S 50mm F/1.4 G.

Untuk kondisi tertentu, untuk foto pemandangan lensa ini juga oke. ISO : 100, f:50mm, f/8, 1/320s. Lokasi Danau Cilopang Garut.
Lensa ini diperuntukkan untuk kamera full frame (FX). Lensa ini juga bisa dipasangkan pada kamera APS-C (DX) dengan penyesuaian focal lenght (jarak fokal). Pada kamera APS-C (DX) maka jarak fokalnya akan setara dengan 75mm, lebih close up.
Lensa ini sangat ringan, hanya sekitar 280 gr dengan ukuran yang ringkas saya tidak kesusahan membawa lensa ini berpergian. Lensa ini sudah memiliki motor fokus di dalam lensa maka fokusnya sangat cepat, dan tidak berisik, walaupun kadang saya agak merasa kesusahan ketika memfoto objek yang bergerak. Karena memang lensa ini bukan lensa action. Menghasilkan warna yang akurat juga dengan latar belakang blur yang indah. Karena ini lensa fix lensa ini tidak bisa zoom. Untuk zoom kita harus melakukan secara manual, badan yang maju atau mundur, atau kaki kita yang melangkah maju atau mundur.

ISO : 500, f:50mm, f/2,2, 1/80s.
Ini adalah lensa yang tajam, bahkan hingga bukaan F1.4. Tapi seperti biasa, seperti semua lensa pada umumnya. Pada bukaan maksimal (f/1.4) Ketajaman lensa ini tidak setajam pada bukaan 2 ke atas. Konon katanya ketajaman terbaik lensa ini ada di f/4. Tapi saya jarang makai di apeture itu. Walaupun sebenarnya Saya juga jarang menggunakan pada bukaan 1.4. Biasanya saya menggunakan pada 1.8, 2, sampai 2.8 untuk portrait sedangkan untuk pemandangan biasanya 8 ke atas.

Lensa ini paling cocok untuk portrait setengah badan. ISO : 100, F:50mm, f/2, 1/400s. Speedlight: Godox V860 II N. Talent : Sofie Hady (@sofiehady94). Foto telah diedit dan dicrop.

ISO : 100, f:50mm, f/3.5, 1/125s. Speedlight Godox V860 II N. Tallent Tammy Ayu (@tammy_ayu). Foto telah diedit dan dicrop.
Walaupun AF-S 50mm F/1.4 G lebih baik tapi jika di bandingkan dengan AF-S 50mm F/1.8 G maka terpaut perbedaan yang tidak terlalu jauh. Hanya 1.4 dan 1.8 tidak terlalu jauh berbeda ketika dipakai di lapangan. Perbedaanya hanya 2/3 stop. Hanya saja ketika memakai lensa AF-S 50mm F/1.4 G, pemakaian di f/1.8 akan lebih baik. Pada AF-S 50mm F/1.4 G memiliki 8 elemen dan 7 grup optik. Sedangkan pada AF-S 50mm F/1.8 G memiliki 7 elemen dan 6 grup. Ini artinya ketika dipakai maka hasil yang di hasilkan AF-S 50mm F/1.4 G akan lebih baik. 

Saya juga tidak menemukan vigneting, atau area hitam di pinggiran foto. yaps, karena ini lensa untuk full frame (FX). Sensor APS-C lebih kecil jadi ketika dipakai untuk APS-C (DX) kita hanya memakai area tengah lensa saja.
ISO : 100, F:50mm, f/3,5, 1/25s. Talent : Zuzan Zaqiyah (@zuzanzaqiyah)
Lensa AF-S 50mm F/1.4 G memiliki 9 pisau diagpragma sedangkan AF-S 50mm F/1.8 G memiliki 7 pisau diagprahma. Hal ini berdampak pada hasil foto yang lebih baik, lebih bokeh dan lebih tajam.

Tapi jika memiliki anggaran yang terbatas, saya lebih menyarankan AF-S 50mm f/1.8 G. Karena secara perbandingan harga dan kualitas jauh lebih menarik. Di lapangan, f/1.4 dan f/1.8 perbedaannya hasil fotonya tidak terlalu signifikan. Tapi berbedaan harganya sangat-sangat signifikan. Perbedaannya hanya 2/3 stop tapi harus dibayar 3 kali lipat. Saya rasa 1.8 G jauh lebih Worth It!

Berikut saya tampilkan beberapa hasil foto dengan lensa ini pada bukaan maksimal:
ISO : 100, f : 50mm, f/1.4, 1/4000. Model : Terkorak Hidup

ISO : 800, F : 50mm, f/1.4, 1/640. Model : Model Dadakan

ISO : 200, f : 50mm, f/1.4, 1/1250
ISO : 100, f;50mm, f/1.4, 1/200s.  
Untuk hasil yang lainnya teman-teman bisa lihat di instagram : @adrasa_id

Share This
Previous Post
Next Post

2 komentar:

  1. Thankiu Bro.... neh lagi milih-milih. Beli 1.4 atau nyuri punya teman 1.8.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap bro, mending nyuri punya temen saja, lebih hemat :D

      Hapus