Minggu, 30 Juli 2017

Taman Kopi Cisurupan, ngopi nikmat di suasana sejuk pegunungan

Belakangan ini kopi Garut menjadi semakin sering diperbincangkan. Di instagram, warung kopi di garut juga semakin populer. Sebenarnya kopi Garut sudah terkenal bahkan dari era kolonial Belanda. Kopi Garut, khususnya kopi yang berasal dari tanah gunung Papandayan memiliki aroma dan cita rasa yang khas. Bahkan menjadi kopi terbaik saat cupping test di Bandung pada 2016. Di era sekarang, orang-orang Garut mulai sadar tentang keistimewaan itu. Berbagai warung kopi modern mulai bermunculan. Salah satunya adalah Taman Kopi Cirusupan.

Taman Kopi Cisurupan.
Konsep Taman Cisurupan adalah kafe modern dan arena bermain di mana di sekitarnya dikelilingi taman-taman kopi. Tapi sayang ketika saya ke sini, tanaman kopinya masih kecil-kecil, hehe. Interior warung kopi ini bernuansa modern retro. Bagi yang ingin bermain, di sini juga bisa bermain outdor di area play ground.

Interior yang modern retro.
Interior yang instagramable. Talent: Sofie Hady (@sofiehady94)
Jangan lupa juga untuk berfoto di tangga yang satu ini. Talent: Sofie Hady (@sofiehady94)
Baca juga:
Menikmati keindahan Talaga Bodas yang melegenda
Papandayan Leisure Park, Tempat bersantai yang sempurna
Jembatan Ciherang, jembatan unik melengkung di pinggir tebing

Menu yang tersedia juga cukup beragam. Selain kopi, di sini juga disediakan beberapa makanan dan minuman, bahkan nasi goreng juga ada. Harga yang dipatok pun masih terbilang oke lah. Merasakan suasana ngopi di pegunungan, saya rasa sudah worth it.

Menu yang ditawarkan. (Harga per 30 Juli 2017).

Menu yang ditawarkan. (Harga per 30 Juli 2017)
Bagi yang ingin bermain, kita harus mengeluarkan bayaran ekstra untuk membayar tiket masuk area play ground. Dengan membayar Rp. 10.000 / orang, kita bisa bermain seharian penuh di arena play ground nya.

Area Play Ground.
Area Play Ground.
Taman Kopi Cisurupan berada di jalan raya Cisurupan KM 18. Sangat mudah dijangkau, jika menggunakan kendaraan pribadi dari Garut Kota kita hanya terus lurus mengikuti jalan raya Garut – Cikajang. Kalau menggunakan angkutan umum, kita bisa memakai angkot jurusan Cisurupan (warna putih - biru)  kita bisa langsung berhenti di Taman Kopi. Bagi Anda yang ingin membawa kendaraan roda empat juga tidak perlu kawatir area parkir yang disedikan juga cukup luas.

Jam buka Taman Kopi Cisurupan
Seni-Jumat :
11.00 – 18.00
Sabtu :
11.00 – 20.00
Minggu :

Papandayan Leisure Park, Tempat sempurna menghabiskan waktu luang

Papandayan Leisure Park. 
Satu lagi pilihan menarik untuk berwisata bersama keluarga tercinta yaitu Papandayan Leisure Park. Tempat wisata keluarga satu ini memang terbilang baru, baru dibuka sekitar awal tahun 2017. Papandayan ini berada sekitar 2 KM sebelum menuju kawah Papandayan. Berada tepat sebelum Papandayan Camping Ground.

Papandayan Leisure Park.
Karena Papandayan Leisure Park ini berada di Gunung Papandayan maka kita akan disajikan dengan suhu sejuk yang ngangenin serta kadang jika sore atau malam kita juga bisa merasakan kabut yang akan menyelimuti area ini.
Sebenarnya apa yang ditawarkan Papandayan Leisure Park tidak jauh berbeda dengan Papandayan Camping Ground (ya iya lah, orang cuma tetanggaan) tapi ada beberapa spot yang menarik yang tidak ditawarkan ditempat lain. Seperti befoto di (ala-ala) perahu yang dengan pemandangan lembah yang indah. Oh iya di sini juga ada kolam kecil, yang sayangnya sewaktu saya ke sana kolamnya sedang surut. Botram bareng keluarga tercinta di gazebo, atau ber-flying fox ria.

Arena bermain Papandayan Leisure Park.
Salah satu tempat berfoto favorit di Papandayan Leisure Park.
Papandayan Leisure Park ini bisa ditemput sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota Garut. Dari pusat kota Garut kita tinggal menuju arah ke Cikajang. Sesampainya di alun-alun Cisurupan, maka terus lurus menuju Gunung Papandayan. Jika menggunakan angkutan umum, maka kita bisa memakai angkutan kota jurusan Cisurupan (warna putih biru) turun di alun-alun Cisurupan. Selanjutnya kita bisa memakai ojek untuk sampai ke lokasi.

Tiket masuk ke tempat ini adalah Rp. 10.000 (belum termasuk parkir kendaraan).  Untuk menikmati Gazebonya, kita bisa menyewa dengan tarip Rp. 20.000 per jam. 

Baca juga :
Bosan berfoto di perkebunan teh? Coba berfoto di perkebunan karet Mira Mare
Di tempat ini, air laut justru mengalir ke sungai
Leuwi Jurig, tempat yang asyik untuk berfoto

Rabu, 26 Juli 2017

Jembatan Ciherang Malangbong Jembatan Unik Melengkung di Pinggir Jurang

Jembatan Ciherang merupakan jembatan kereta api yang berada di Cihaurkuning, Malangbong Kabupaten Garut. Jembatan ini cukup unik, karena jika biasanya jembatan itu lurus, maka jembatan Ciherang ini melengkung. Bagi warga sekitar jembatan ini cukup di kenal jadi tidak akan susah untuk sampai di lokasi ini.

Jembatan Ciherang. 
Jembatan Ciherang adalah jembatan kereta api yang masih aktif. Setiap setengah jam atau satu jam sekali kereta api dari semua kelas akan melintasi jembatan ini.  Jembatan ini merupakan salah satu spot bagus bagi para Railfans atau bagi orang-orang yang mencintai perkeretaapian. Panjang jembatan ini saya kurang tahu pasti, tapi sangat panjang. Jembatan ini menjulang tinggi dari dasar hingga ke atas jembatan. Spot yang bagus juga untuk berfoto.

Jembatan Ciherang.
Akses jalan menuju tempat ini juga sudah mudah untuk dilalui, terutama untuk kendaraan roda dua. Dari jalan raya Malangbong kita tinggal masuk ke Cihaurkuning. Setelah masuk dari jalan Cihaurkuning terus ikuti jalan sekitar 5 menit perjalanan kita akan menemukan belok kanan, ikuti saja. atau jika tidak tahu saya sarankan untuk bertanya kepada warga sekitar.
Bawah jembatan. 
Setiap sore, di jembatan ini akan di penuhi oleh anak-anak sekitar sini untuk bermain dan menongkrong sambil menunggu kereta melewati jembatan melengkung ini. Percayalah hal ini adalah sesuatu yang sangat mengasyikan.
Rel kereta api sebelum jembatan Ciherang.
Selain jembatan Ciherang saya juga menelusuri jembatan yang lain yang berada tidak jauh dari jembatan Ciherang, yaitu jembatan Cibeunying. Jembatan ini hanya berada beberapa KM saja dari jembatan Ciherang. Walaupun jembatan ini tidak sepanjang jembatan Ciherang, tapi jembatan ini juga merupakan tempat yang asyik untuk berfoto.


Jembatan Cibeunying. 
Kereta api melintasi jembatan Cibeunying.

Sabtu, 01 Juli 2017

Menikmati Kemegahan Matahari Terbit di Kaki Gunung Guntur

Setelah sekian lama tidak posting, akhirnya saya bisa posting kembali. 

Untuk menikmati matahari terbit tidak perlu naik gunung di kaki gunung Guntur juga sudah sangat oke. Di sini kita bisa menikmati indahnya mentari yang berlahan bangun di belakang pegunungan di arah Timur Garut.

Matahari Terbit di kaki Gunung Guntur. 
Kebetulan saya datang ke sini ketika ilalang yang tumbuh di sekitar Gunung Guntur sedang berbunga warna merah, tentu saja ini menambah keindahan matahari terbit di sini.

Bersama teman saya, saya berangkat sekitar jam lima pagi dari rumah. Kita sempat tersesat sebenarnya tapi kita masih sampai tepat waktu di tempat tujuan. Sampai di sana sekitar jam setengah enam pagi, masih ada waktu untuk menyiapkan kamera dan yang lainnya.

Bebatuan Gunung Guntur. 
Lokasi yang kita pilih adalah berada sekitar berapa Km dari Cilopang. Untuk sampai di sini bisa di capai melalui arah Rancabango kemudian berbelok ke Danau Cilopang lalu terus mengikuti jalan ke arah timur. Atau bisa juga dari arah Curug Citiis, tapi kalau dari sini agak jauh. Harus berhati-hati pula karena jalan sekitar kaki gunung guntur kebanyakan sudah rusak parah.


Selamat hunting.