Kamis, 28 September 2017

Curug Cisarua dan Curug Aden di Cilawu

Curug Cisarua, Cilawu.
Dibalik Gunung Cikurai yang berdiri gagah  di Kabupaten Garut. Di sebuah desa bernama Sukamurni terdapat dua buah curug yang menjanjikan keindahan dan petualangan yang menantang. Yaitu Curug Cisarua dan Curug Deden.

Sebenarnya bukan pertama kali saya mengunjungi curug ini. Bersama teman-teman waktu kuliah, saya pernah datang ke curug ini sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu. Dulu, area sekitar curug masih berupa hutan belantara aksesnya pun sangat sulit. Membelah hutan menaiki bukit.

Dulu, curug ini belum ngehits seperti sekarang. Maklum lah waktu itu format 4K belum ditemukan, layar IPS LED belum ada, dan resolusi layar smartphone masih 240x320. Belum ada Instagram yang dengan mudah membuat ngehits suatu tempat wisata.

Seperti biasa, maen ke curug gak asyik kalau gak long exposure.
Sekarang oleh masyarakat sekitar dan LSM Pecinta lingkungan, curug ini dibuka untuk umum. Ditata dan dibuatkan sarana. Di sekitar curug juga dibangun gazebo untuk bersantai sambil menikmati suasana sejuk gunung Cikurai, mejid serta sarana MCK yang memadai. Traveller bisa berkeman di area curug. 
Air yang jernih dan bebatuan Curug.
Aksesnya sedikit lebih mudah, tidak perlu masuk hutan dahulu. Memang perlu jalan kaki sedikit jauh, tapi saya rasa itulah tantangannya.

Curug ini memiliki panorama alam yang indah. Dengan tinggi sekitar 30 meter curug ini menawarkan keindahan yang mempesona. Apalagi saat musim hujan di saat debit airnya besar. Menambah kemegahan curug ini. Saya Datang ke curug ini saat musim kemarau, jadi airnya dikit.

Panorama sebelum menuju curug.
Curug ini seakan terbelah menjadi dua seperti curug Sanghiyang Taraje yang sudah ngehits duluan. Di bawah curug berserakan batu-batu besar yang menambah keindahan curug. Airnya sangat jernih, membuat saya ingin mandi di sini.

Tidak jauh dari Curug Cisarua, ada satu lagi curug yang sayang kalau dilewatkan. Yaitu Curug Aden. Dinamakan demikian karena beberapa tahun yang lalu ada seorang warga sekitar yang meninggal di ketika memanjat curug ini. Orang tersebut bernama Aden. Dan jadilah curug ini lebih dikenal dengan nama Curug Aden.

Curug Deden.
Curug ini berada tidak jauh dari curug Cisarua. Berada dibawah curug Cisarua. Dari Curug Cisarua kita harus berjalan kaki sekitar 10 menit. Walaupun perjalanannya cukup susah karena harus menuruni jalan-jalan yang terjal. Tapi menurut saya sayang sekali kalau di lewatkan.

Untuk menuju kedua curug ini, teman-teman perlu dulu menuju desa Sukaresmi, Salawu. Dari Jalan Raya Garut-Tasikmalaya di pertigaan Bojongloa, belokan menuju SMP 4 Cilawu. Kita tinggal belok kiri menuju Desa Sukaresmi. Jika tidak tahu, lebih seringlah bertanya.

Setelah sampai di SDN Sukaresmi 1, kalian bertanya lah ke warga sekitar arah menuju Curug Cisarua. Karena kalau bertanya ke Google akan susah. Menurut pengalaman saya, ditempat ini sinyal 4G susah ditemukan.

Kendaraan hanya bisa sampai tempat parkir. Dari tempat parkir ini kita harus berjalan kaki sekitar setengah jam. Lumayan, jalannya agak nanjak juga melawati sawah, melawati lahan-lahan warga. Tapi tenang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan alam yang amazing.

Tidak ada tiket masuk tapi pengunjung diharuskan membayar Rp. 6.000,- per orang yang sudah termasuk parkir kendaraan. Pengunjung diharuskan mengisi di buku tamu.


Share This
Previous Post
Next Post

0 komentar: