Senin, 01 Januari 2018

Kesejukan Curug Gado Bangkong dan Kejernihan Air Curug Badak yang Saling Bertetanggaan

Curug Gado Bangkong.
Kecamatan Cisayong merupakan surga curug-curug keren di tasikmalaya. Ada puluhan curug yang jaraknya saling berdekatan. Di antaranya adalah Curug Badak dan Curug Gado Bangkong yang jaraknya hanya terpisah beberapa ratus meter saja. Kedua Curug ini berada di Kampung Cicurug, Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu di Kecamatan Cisayong, ada pula curug Batu Blek dan puluhan curug lainnya yang berada pada aliran sungainya.

Curug Badak dan Curug Gado Bangkong, kedua curug ini juga relatif mudah dijangkau, dengan kendaraan roda dua, baik motor atau sepeda anda hanya cukup berjalan kaki sedikit dari tempat parkir untuk sampai ke kedua Curug ini. Untuk kendaraan roda empat, sepertinya harus berjuang ekstra. Karena akses mobil cukup jauh dari lokasi. Jadi, bersiaplah untuk jalan kaki yang menanjak dan cukup jauh. Curug ini sudah dikelola oleh Perhutani, fasilitas yang disediakan cukup lengkap.

Curug Gado Bangkong
Curug ini sangat tinggi, debit airnya terbilang kecil. Air jatuh menuju kolam yang bisa dipakai untuk berenang juga. Pemandangan menawan ditawarkan disekitar curug. Tapi harus berhati-hati berada dicurug ini. Karena potensi bahaya seperti longsor, dan bergerakan bebatuan.

Curug Gado Bangkong dilihat dari atas.
Dari tempat parkir kita cuma tinggal turun menuju curug. Jika sudah sampai di Curug, tidak usah heran dan bingung karena tidak ada bangkong di sini. Asal muasal nama Gado Bangkong, konon menurut mitos warga setempat di area sekitar curug ada mahluk halus berbentuk Bangkong (katak) raksasa.

Curug Badak
Dinamakan demikian karena curug ini mengalir diantara bebatuan besar berwarna abu mirip badak. Nama ini juga mirip dengan Curug Badak yang berada satu aliran dengan Curug Batu Blek. Jika Curug Badak yang itu lebih susah dijangkau, maka curug Badak yang ini mudah sekali. Dari Curug Gado Bangkong kita hanya perlu berjalan sekitar 10 menit untuk menuju Curug Badak.

Ada banyak kolam-kolam air alami di curug ini. Airnya sangat jernih, jamin anda akan puas berlama-lama mandi di sini. Kita bisa terus menelusuri aliran air Curug badak terus ke atas, karena kita akan menemukan banyak curug dan kolam-kolam yang lainnya.

Aliran air Curug Badak.
Kolam air yang sangat jernih, Curug Badak.
Menelusuri aliran Curug Badak ke atas, masih banyak curug dan kolam yang indah.
Kolam air Curug Badak yang jernih. Yakin gak mau berenang nih?
Sedangkan jika ke bawah, aliran Curug badak ini jatuh ke bawah jurang menjadi curug yang lain. Sayang sekali tidak ada jalur untuk menuju bawah jurang ini. Jika bisa, akan sangat megah menikmati jatuhnya aliran air Curug Badak ini dari bawah.
Aliran air terus menuju jurang.
Aliran Curug Badak jatuh ke bawah jurang.
Rute
Kedua curug ini berada di kaki gunung Galunggung. Jarak yang ditempuh dari alun-alun Singaparna sekitar 30-40 menit menggunakan kendaraan motor. Dari alun-alun Singaparna terus lah menuju jalan raya Ciawi – Singaparna (Jln Cisinga), terus menuju Kec Cisayong, Desa Santanamekar.

Dari jalan ini ada banyak belokan untuk menuju kampung Cicurug. Waktu itu saya berbelok ke perempatan menuju kampung Cimala, terus melanjutkan menuju Kampung Cicurug. Jadi jika belum tahu sebelumnya ada baiknya banyak bertanya. Patokannya adalah kampung Cicurug. Atau anda juga bisa mengandalkan Google Map yang akurat memandu anda sampai Kampung Cicurug.
 
Gapura Kampung Cicurug, dari sini menuju curug cuma sekitar 1km lagi. Hati-hati, jalannya setapak dengan jurang di pinggir jalan.
Jika sudah sampai di Gapura Kampung Cicurug, dari sini curug sudah dekat, sekitar 1 km lagi akan sampai. Berhati-hatilah membawa kendaraan, karena di sebagian pinggir jalan berupa jurang yang cukup dalam. Motor bisa terus masuk ke tempat parkir. Dari tempat parkir menuju Curug Gado Bangkong cuma tinggal jalan kaki dikit.

Untuk menuju Curug Badak. Dari tempat parkir kita perlu berjalan kaki lagi, sekitar 300 meter atau kita juga bisa membawa motor hingga dekat dengan curug. Tapi jalurnya melalui jalan setapak, galeng sawah yang cukup sempit. Jika cukup ahli membawa motor, kita bisa terus membawa motor hingga dekat dengan curug. Tapi jika tidak, sebaiknya simpan di tempat parkir saja. Itung-itung olah raga lah, jalan kaki dikit.

Jalan dari Curug Gado Bangkong menuju Curug Badak, jalan setapak mapay sawah.
Tiket masuk
Untuk masuk ke Curug Gado Bangkong ini kita akan di tarip Rp 8.000,- per orang (Up date harga per 1 Januari 2018). Saya tidak tahu apakah ini sudah termasuk parkir atau tidak, sepertinya sih sudah. Karena ketika saya meninggalkan tempat parkir tidak ada petugas yang meminta bayaran parkir. Haha. Sedangkan menuju curug Badak saya tidak dikenakan tiket sama sekali.

Fasilitas
Fasilitas yang tersedia di Curug Gado Bangkong sudah lengkap. Mushola untuk sholat, WC dan warung yang menjajakan makanan dan minuman sudah tersedia. Seperti biasa di depan WC anda akan menemukan kotak amal Rp 2.000,-.


Share This
Previous Post
Next Post

0 komentar: