Senin, 19 Maret 2018

Pengalaman Memakai Filter ND Haida Selama Setahun Setengah

Haida Pro MC II ND64X.

Kali ini saya akan membagi sedikit pengalaman saya selama hampir satu setengah tahun memakai filter Haida, yaitu Haida Pro MC II ND64X. Sebagai catatan ini merupakan ulasan pribadi, filternya bukan produk sponsor. Saya membeli filter ini dengan uang sendiri.

Haida Pro MC II ND64X merupakan filter ND atau Neutral Density. Dimana filter ini berfungsi mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke sensor kamera sehingga kita bisa menggunakan shutter speed yang lambat. Filter ini berguna terutama untuk membuat air terjun menjadi lembut. Haida Pro MC II ND64X ini mengurangi cahaya yang sekitar 6 stop. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh soal ND filter, teman-teman bisa mencari artikelnya secara khusus di internet.

Mungkin yang menjadi pertanyaan, kenapa saya membeli ND filter 6 stop, bukan 10 stop. Menurut saya dan menurut pengalaman saya sejauh ini, filter 6 stop adalah ND filter yang hampir berguna di segala kondisi cahaya. Ketika siang kita masih bisa long exposure dan ketika sore atau pagi, kita bisa mendapatkan shutter speed yang tidak terlalu lama.

Ketika dipasang di lensa ketika sore atau pagi, kamera saya masih bisa menangkap fokus. Jadi tidak perlu repot-repot harus mengatur fokus manual. Berbeda dengan 10 stop yang sangat gelap. Membuat kamera kesusahan menangkap fokus di pagi atau sore. Jika ingin lebih lama, maka tinggal tambahin saja ND 4 stop. Tentunya harus beli lagi lah.

Haida memiliki dua versi dari filter ND ini. Pertama versi slim, dan kedua versi Multi Coating (MC). Yang saya pakai adalah versi Multi Coating. Berbeda dengan versi MC versi slip dibandrol dengan harga yang lebih murah. Tapi filter tidak dilindungi dengan lapisan MC yang berguna untuk mengurangi flare pada kamera.

Kualitas optic
Filter Haida dibuat di China, dan mereka mengklaim bahwa mereka menggunakan kaca Schott. Sebagai catatan Schott adalah perusahaan asal Jerman yang memproduksi kaca dan kramik yang berkualitas tinggi. Sekarang Schott adalah anak dari perusahaan optik terkenal dunia Carl Zeiss.

Haida filter menunjukkan kualitas yang bagus meski harganya lebih rendah. Seperti klaim Haida bahwa semua filternya terbuat dari optik dengan kualitas terbaik. Dan itupun terbukti, ketika saya pakai, saya tidak mendapat penurunan kualitas foto. Baik itu ketajaman atau pula penyimpangan warna.

Warna yang dihasilkan tetap natural dengan saturasi yang baik. Bahkan menurut seorang fotografer luar negeri membandingkan Filter Haida dengan merek yang lebih mahal. Hasilnya fotonya tidak terlalu jauh berbeda. Ulasanya bisa dilihat di sini.

Haida menawarkan filter yang lebih murah ketimbang kompetitor. Tapi kita juga jangan membandingkan juga dengan merek low end, seperti Green L atau Tianya. Karena perbedaan harganya cukup jauh. Teman-teman bisa membandingkan sendiri harganya secara online.

Sejauh ini saya merasa puas dengan hasil foto yang dihasilkan filter ini. Gambar tetap tajam dengan color cast (penyimpangan warna) yang sangat minim. Lapisan coating-nya juga berfungsi baik mengurangi masalah seperti flare.

Contoh hasil foto saya bersama Haida
Berikut saya tampilan beberapa hasil foto saya dengan Filter Haida. Sebagian foto telah mengalami post processing di Adobe Camera RAW atau Adobe Lightroom.

Curug Ngebul, Tasilmalaya.
Curug Aseupan, Curug Tilu Leuwi Opat. Parompong, Bandung.
Curug Batu Blek. Cosayong, Tasikmalaya.
Curug Sanghiyang Taraje. Pamulihan, Garut.
Curug Rahong. Cisewu, Garut.
Curug Ciparay. Cigalontang, Tasikmalaya.

Curug Rahong. Cisewu, Garut.

Curug Nyogong. Cihurip, Garut.